Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, punya ciri khas cuaca yang panas, kering, dan gersang. Meski demikian, Bumi Sejuta Lontar ini menyimpan beragam objek wisata alam yang mempesona loh, salah satunya Gua Mabala.
Objek wisata ini berlokasi di Desa Eimau, Kecamatan Sabu Tengah, Kabupaten Sabu Raijua, NTT. Berjarak 11 km dari Kota Seba yang merupakan gerbang masuk Pulau Sabu, jika ditempuh menggunakan kendaraan bermotor.
Meski akses jalannya belum terlalu baik, tetap tidak menyurutkan semangat para wisatawan untuk menjawab rasa penasaran mereka terhadap pesona Gua Mabala yang pada 2019 lalu berhasil terpilih sebagai salah satu destinasi unik terpopuler urutan kedua oleh Anugerah Pesona Indonesia (API).
Untuk masuk ke dalam gua, kamu harus menuruni beberapa anak tangga yang terbuat dari kayu. Sampai di dalam gua, kamu akan melihat dua gua. Gua pertama ada di sebelah kanan anak tangga. Namun, terdapat larangan untuk masuk ke gua ini karena konon ada beberapa ular besar di dalamnya.
Biasanya, pengunjung akan langsung diarahkan ke gua satunya yang diyakini sebagai tempat persembunyian seorang Mabala, pahlawan Sabu Raijua pada masa penjajahan Belanda. Sebelum masuk ke gua ini, pengunjung harus memberikan uang sukarela, sirih pinang atau rokok di tempat yang disediakan sebagai bentuk penghormatan.
Gua Mabala berada di bawah tanah dengan bentuk yang memanjang. Di bagian atasnya, terdapat beberapa lubang yang membuat sinar matahari bisa masuk.
Nah, saat itulah waktu yang tepat buat kamu berfoto ria. Hasil foto akan terlihat menakjubkan saat sinar matahari menembus lubang di atap dan memantulkan cahaya di dalam gua.
Di dalam gua juga terdapat akar-akar pohon besar yang tumbuh di atas gua. Selain itu, ada juga tiga batu besar yang berdiri sejajar yang dipercayai sebagai lumbung makanan Mabala selama persembunyiannya di gua. Gua Mabala ini juga dianggap sebagai tempat yang sakral oleh warga setempat.
Konon, ada seekor ular besar yang biasa menampakan diri di mulut gua, yang dipercaya oleh warga sebagai jelmaan nenek moyang untuk menyambut pengunjung. Menurut kepercayaan warga, pengunjung yang bisa bertemu dengan ular tersebut merupakan suatu tanda keberuntungan.
Artikel menarik lainnya:
- Dulunya Dianggap Gila, Kini Alinea Park and Resort Jadi Wisata Terkenal Sumbar
- Yaelah! Telan Biaya Rp23,5 Miliar, Trotoar di Depok Malah Jadi Tempat Parkir dan Lapak PKL
- Masa Kecil Erina Gudono Dibongkar Pengasuhnya, Ternyata Sifat Aslinya Begini!
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: