KA Argo Bromo Anggrek. (Wikipedia/Warga Bks)
INDOZONE.ID - Pasca kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pekan lalu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) baru-baru ini memutuskan mengganti nama KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek.
Pengumuman pergantian nama ini disampaikan melalui Instgaram resmi @kai121_ pada Selasa (5/5/2026).
"Mulai 9 Mei 2026, KA Argo Bromo Anggrek hadir dengan identitas baru menjadi KA Anggrek," demikian keterangan @kai121_.
PT KAI menambahkan, pergantian nama ini merupakan wujud komitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dalam setiap perjalanan.
Baca juga: PT KAI Sebut Akan Ada Penyesuaian Perjalanan KRL Dampak Ditutupnya Stasiun Bogor
Lebih lanjut, PT KAI menjelaskan pergantian nama ini bukan meninggalkan sejarah tetapi mematangkan warisan yang sudah lama melekat dalam perjalanan masyarakat Indonesia.
Anggrek digambarkan sebagai tanaman kuat yang mampu bertahan dengan caranya sendiri.Dekat tanpa merusak, lembut tapi tidak rapuh dan tenang tapi tidak lemah.
"Di situlah makna Anggrek menemukan bentuknya. Sebuah nama yang membawa keanggunan, keteguhan, dan kepercayaan dalam setiap perjalanan," jelas PT KAI.
Di sisi lain, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan, pergantian nama ini tidak mempengaruhi operasional perjalanan maupun hak penumpang.
“Penyederhanaan nama ini tidak mempengaruhi operasional perjalanan. Jadwal, rute, hingga kelas pelayanan tetap sama. Pelanggan tetap memperoleh layanan dengan standar yang telah ditetapkan,” kata Franoto di Jakarta.
Ia menambahkan, penumpang yang sudah memegang tiket KA Argo Bromo Anggrek tetap bisa dipergunakan pada KA Anggrek sesuai jadwal dan kelas pelayanan yang dipilih.
“Pelanggan tetap mendapatkan layanan yang sama seperti sebelumnya,” ujarnya.
Di sisi lain, KAI telah melakukan penyesuaian pada berbagai aspek pendukung, termasuk sistem ticketing, media informasi, serta alat peraga di lapangan guna memastikan transisi berjalan lancar dan tidak menimbulkan kebingungan bagi pelanggan.
Baca juga: H-7 Lebaran, PT KAI Beberkan Data Peningkatan Volume Penumpang
“Kami berharap dengan identitas yang lebih sederhana, layanan ini semakin dekat dengan masyarakat dan tetap menjadi pilihan utama transportasi yang aman, nyaman, dan terpercaya,” kata Franoto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: