Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 08 MARET 2023 • 15:29 WIB

Awet hingga Sebulan! Intip Proses Pembuatan Kue Latopia, Kuliner Khas Tegal yang Gurih

Awet hingga Sebulan! Intip Proses Pembuatan Kue Latopia, Kuliner Khas Tegal yang GurihKue latopia khas Tegal. (Z Creators/Udin Fatwa Subarkah)

Selain terkenal dengan kuliner khasnya sate kambing, Tegal juga memiliki beragam jajanan dan makanan lainnya yang tak kalah menarik. Salah satunya adalah kue latopia.

Jika pertama kali mencoba, sekilas bentuk kue ini mirip dengan kue bakpia asal Semarang maupun Jogja. 

Namun, yang membedakan kue latopia ini karena bentuk dan ukurannya sedikit lebih besar serta rasanya yang gurih dengan tekstur kering. 

Baca Juga: Viral Es Batu Dibakar di Atas Panggangan Kayak Sate: Kuliner Khas Kutub Selatan

Kue latopia khas Tegal. (Z Creators/Udin Fatwa Subarkah)

Sejarah Kue Latopia

Menurut cerita, awalnya kue latopia di Kota Tegal pada 1980an, kue ini hanya dibuat oleh orang orang keturunan Tionghoa, namun seiring berjalannya waktu, warga pribumi juga telah banyak menjadi produsen kue latopia ini. 

Kue latopia  merupakan jenis kue kering yang terbuat dari bahan tepung terigu, dengan berbagai varian rasa, mulai rasa coklat, kacang ijo susu dan rasa buah strawberry.

Diproses Dengan Dua Tahapan 

Dalam proses membuat kue ini menggunakan dua tahapan, pada tahapan pertama adalah membuat adonannya sebagai kulit latopia.

Sedangkan tahap kedua adalah proses untuk membuat isinya. Setelah kedua bahan siap, langkah selanjutnya adalah membentuk kue latopia. 

Baca Juga: Sial! Pria Ini Bete Beli Corn Dog tapi Isinya Tempe, Netizen: Pake Nasi Biar Kenyang

Kue latopia khas Tegal. (Z Creators/Udin Fatwa Subarkah)

Untuk bentuk kue latopia sendiri ada 2 jenis yakni bulat dan kotak. Setelah dibentuk kue-kue tersebut langsung dimasukkan ke dalam oven dan tunggu sekitar hampir setengah jam hingga matang. 

Setelah kue latopia matang dan kering, barulah  dikeluarkan dari oven untuk selanjutnya dibungkus dan dikemas dalam wadah. 

Tahan hingga Sebulan 

Menurut Purwati, selaku pemilik usaha yang sudah menekuni usaha secara turun menurun puluhan tahun. Purwati mengatakan bahwa kue Latopia ini berbeda dengan bakpia pada umumnya meskipun dari segi bentuknya mirip. 

Adonan kue latopia khas Tegal. (Z Creators/Udin Fatwa Subarkah)

Menurutnya bakpia memiliki isi yang basah dan hanya bertahan selama tiga hari, berbeda dengan kue latopia yang dapat bertahan selama hampir sebulan. Jadi, kue ini cocok untuk dibawa para wisatawan sebagai oleh-oleh karena tahan lama dan rasa gurih dari kuenya yang lezat. 

“Latopia ini mirip bakpia, kalau bakpia kan basah sedangkan latopia ini kering dan renyah, untuk rasanya ada rasa cokelat, strawberry dan kacang ijo.” tuturnya.

Selain memenuhi pesanan dalam kota Tegal, Pekalongan, Purwokerto, ibu 4 anak ini, juga sering mendapat orderan dari kota kota besar seperti, wilayah Kalimantan, Sumatera, Bandung dan Jakarta.

Kue latopia khas Tegal. (Z Creators/Udin Fatwa Subarkah)

Untuk harganya sangat terjangkau, satu besek latopia rasa kacang ijo dijual dengan harga Rp20 ribu, sedangkan latopia rasa coklat dijual Rp30 ribu per wadah.

“Tergantung permintaan juga, kadang ada yang beli Rp20.000 – Rp50.000 per beseknya,” imbuhnya.
 

Artikel Menarik Lainnya:

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Awet hingga Sebulan! Intip Proses Pembuatan Kue Latopia, Kuliner Khas Tegal yang Gurih

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!