INDOZONE.ID - Bagi yang baru mulai tertarik dengan aktivitas alam bebas, istilah "hiking" dan "trekking" sering dianggap sama meski sejatinya berbeda.
Kamu harus tahu, dua aktivitas alam ini punya perbedaan mendasar. Mengetahui perbedaannya akan membantu kamu merencanakan petualangan outdoor sehingga jadi aktivitas yang menyenangkan.
Perbedaan Hiking dan Trekking
1. Definisi
Hiking adalah aktivitas berjalan kaki di alam terbuka, biasanya di jalur yang sudah tersedia atau ditandai dengan jelas, dan umumnya bisa diselesaikan dalam satu hari. Contohnya jalan-jalan menyusuri bukit, hutan kota, atau jalur pendakian gunung yang relatif pendek.
Di sisi lain, trekking adalah perjalanan jarak jauh di alam bebas yang biasanya berlangsung lebih dari satu hari, melewati medan yang lebih menantang, dan sering kali menembus daerah terpencil dengan fasilitas terbatas.
Baca juga: Cobain Jalur Trekking Terbaik Dunia, Cocok Buat Healing dari Lingkungan Toxic
2. Durasi Perjalanan
Perbedaan paling mencolok ada di durasi. Hiking umumnya selesai dalam hitungan jam sampai satu hari penuh, lalu pulang ke rumah atau penginapan di hari yang sama.
Trekking sebaliknya, bisa berlangsung beberapa hari hingga berpekan-pekan, sehingga pesertanya perlu bermalam di alam terbuka, tenda, atau pos-pos peristirahatan sepanjang rute.
3. Tingkat Kesulitan Jalur
Jalur hiking cenderung lebih ramah pemula, sudah ada penanda arah, kondisi tanah relatif stabil, dan risiko tersesat lebih kecil karena jalurnya jelas.
Trekking biasanya melewati medan yang jauh lebih berat, bisa berupa pegunungan tinggi, hutan lebat, atau daerah dengan perubahan cuaca ekstrem, sehingga menuntut kemampuan navigasi dan ketahanan fisik yang lebih matang.
4. Persiapan Fisik
Karena hanya berlangsung sehari, hiking tidak menuntut persiapan fisik seberat trekking. Stamina dasar dan sepatu yang nyaman biasanya sudah cukup.
Trekking menuntut kondisi fisik yang jauh lebih siap, mengingat pesertanya harus membawa beban lebih berat dan berjalan dalam durasi lama selama berhari-hari berturut-turut.
Latihan kardio dan kekuatan otot kaki sebelum berangkat sangat disarankan bagi yang baru pertama kali trekking.
5. Peralatan yang Dibutuhkan
Untuk hiking, perlengkapan yang dibutuhkan relatif sederhana: sepatu hiking, tas ransel kecil, air minum, camilan, dan pakaian yang nyaman.
Trekking membutuhkan perlengkapan jauh lebih lengkap, seperti tenda, sleeping bag, kompor portable, perbekalan makanan untuk beberapa hari, jaket tebal untuk suhu dingin, hingga alat navigasi seperti peta dan kompas atau GPS.
6. Contoh Aktivitas
Sebagai gambaran sederhana, mendaki bukit dekat rumah untuk menikmati pemandangan lalu turun lagi di hari yang sama termasuk hiking.
Sementara menjelajahi jalur pegunungan Himalaya selama beberapa hari dengan menginap di beberapa titik perkemahan adalah contoh trekking.
Perbedaan utama hiking dan trekking terletak pada durasi, tingkat kesulitan jalur, serta persiapan fisik dan peralatan yang dibutuhkan.
Baca juga: 20 Perlengkapan Hiking untuk Pemula agar Aman dan Nyaman di Alam Terbuka
Hiking cocok untuk pemula yang ingin menikmati alam tanpa komitmen waktu panjang, sedangkan trekking lebih pas bagi yang mencari tantangan lebih besar dan siap dengan persiapan matang.
Mengetahui perbedaan ini penting agar aktivitas outdoor yang direncanakan sesuai dengan kemampuan fisik dan pengalaman masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Travel Leisure, Eiger Adventure