6 Pohon Paling Unik di Dunia: Mulai dari Redwood National and State Park hingga Pohon Kehidupan
INDOZONE.ID - Keberadaan pohon dengan bentuk yang unik dengan estetika menawan, selalu mencuri perhatian.
Lebih dari sekadar produsen oksigen, pepohonan ini berperan sebagai penyaring udara alami yang mampu menyerap bau tak sedap serta gas polusi.
Di berbagai belahan dunia, keindahan warna dan siluet pohon-pohon ini bahkan telah bertransformasi menjadi magnet wisata ikonik.
Berikut enam pohon paling memesona di dunia yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menyimpan manfaat luar biasa bagi kelangsungan hidup manusia.
6 Pohon Paling Unik di Dunia
Baca juga: Nikmati Pesona Pantai Midodaren Tulungagung, Ada Rumah Pohon hingga Kolam Renang dengan View Laut
1. Pohon Redwoods, Taman Nasional Redwood, Amerika Serikat
Membentang di sepanjang pesisir California Utara, Redwood National and State Park berdiri sebagai benteng perlindungan bagi deretan pohon raksasa yang menakjubkan.
Kawasan ini bukan sekadar hutan, melainkan rumah bagi saksi bisu sejarah, yang telah bertahan selama ratusan hingga jutaan tahun.
Salah satu primadonanya adalah sebuah pohon Redwood berusia 600 tahun, yang menjulang setinggi 116 meter, menjadikannya makhluk hidup tertinggi di bumi.
Meski daya tariknya begitu kuat, lokasi spesifik pohon tertinggi ini sengaja dirahasiakan oleh pihak pengelola demi menjaga kelestariannya dari risiko kerusakan akibat kunjungan manusia.
2. Pohon Darah Naga
Kepulauan Canary merupakan rumah bagi Pohon Naga, spesies flora yang dikenal karena bentuk mahkotanya seperti payung saat sudah mencapai usia matang.
Salah satu karakteristik paling mencolok dari pohon ini adalah kemampuannya mengeluarkan resin merah menyerupai darah ketika bagian batangnya tergores.
Secara historis, resin berharga ini telah digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk sebagai zat pewarna dan salep terapeutik.
Selain aspek ilmiahnya, nama pohon ini juga diselimuti mitos masyarakat setempat yang mengaitkan kemunculannya dengan tumpahan darah naga dalam pertempuran legendaris melawan gajah.
3. Baobab Raksasa
Pohon Baobab raksasa tumbuh secara spontan di Afrika, Australia, dan Madagaskar. Pohon ini terkenal dalam legenda Afrika karena bentuknya yang tumbuh terbalik.
Pohon Baobab dikenal dengan batangnya yang masif dan berkulit halus, yang sekilas tampak mampu menopang dahan-dahan paling rimbun di dunia.
Nyatanya, pohon ini hanya memiliki segelintir cabang berbentuk unik dan berbonggol yang mencuat di puncaknya.
Karena struktur mahkotanya yang ganjil, masyarakat sering menjulukinya sebagai pohon terbalik, sebab dahan-dahannya terlihat lebih menyerupai sistem perakaran yang mencuat ke langit.
4. Pinus Wollemi
Ada dua faktor utama yang membuat Pinus Wollemi begitu tersohor di dunia botani. Pertama adalah kelangkaan yang ekstrem.
Populasi liarnya hanya ditemukan sebanyak 60 pohon di kawasan Blue Mountains, Australia, sehingga koordinat lokasinya dirahasiakan untuk mencegah eksploitasi.
Kedua, spesies ini memiliki rekam jejak evolusi yang sangat tua. Meski penelitian masih terus berkembang, para ahli menduga bahwa Pinus Wollemi merupakan saksi bisu era prasejarah yang kemungkinan besar pernah hidup berdampingan dengan dinosaurus.
5. Cochlospermum adjanyae
Hutan Cochlospermum adjanyae di Angola menantang definisi umum tentang pohon. Alih-alih tumbuh ke atas, spesies yang baru diidentifikasi ini berkembang hampir sepenuhnya di bawah permukaan tanah.
Dengan sekitar 90 persen strukturnya yang tersembunyi, hanya bagian ujung ranting dan bunga kuningnya saja yang muncul di atas pasir.
Secara botani, tanaman ini tetap diklasifikasikan sebagai pohon karena memiliki sistem perakaran, batang, dan dahan yang lengkap.
Adaptasi evolusioner ini bertujuan untuk meminimalisir penguapan dan mempertahankan cadangan air di lingkungan gurun yang ekstrem.
6. Pohon Kehidupan
Pohon Kehidupan di Bahrain adalah spesies Ghaf yang memiliki tinggi sekitar 9,7 meter. Meski pohon jenis ini umum di Timur Tengah, spesimen ini menjadi aneh karena lokasinya yang ekstrem.
Tumbuh di sebuah bukit gurun yang sepenuhnya terisolasi dari sumber air permukaan, pohon ini secara teknis 'seharusnya tidak bisa bertahan hidup'.
Baca juga: Air Terjun Pancor Kopong: Hidden Gem di Lombok, Airnya Merembes dari Akar Pohon
Fenomena ini makin unik karena tidak ada vegetasi lain yang tumbuh lebih besar dari sekadar semak kecil dalam jarak bermil-mil, menjadikan pohon Ghaf ini sebagai satu-satunya objek biologis yang dominan di wilayah tersebut.
Hingga kini, rahasia di balik ketangguhan Pohon Kehidupan masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan.
Meski akarnya menghujam hingga kedalaman 165 kaki, secara teknis jarak tersebut masih dianggap belum cukup untuk menyentuh sumber air tanah di wilayah gersang ini.
Namun, pohon ini telah berdiri kokoh selama sedikitnya 400 tahun. Berkat daya tahannya yang seolah tak masuk akal, muncul teori menarik di tengah masyarakat yang meyakini bahwa pohon ini tumbuh di atas sisa-sisa terakhir Taman Eden.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan, Audley Travel