Rabu, 10 JUNI 2026 • 21:00 WIB

Review Kereta Panoramic Jakarta-Bandung: Worth It?

Author

Kereta Panoramic. (Indozone/Putri Octapia Saragih)

INDOZONE.ID - Kereta Panoramic Jakarta-Bandung sempat viral karena menawarkan pengalaman yang berbeda dari kereta biasa. Di media sosial (medsos), kereta ini sering disebut sebagai salah satu pengalaman naik kereta paling mewah di Indonesia.

Dengan jendela kaca berukuran besar hingga atap kaca transparan, penumpang bisa menikmati pemandangan sepanjang perjalanan tanpa terhalang dinding gerbong.

Suasana dalam gerbong Kereta Panoramic. (Indozone/Putri Octapia Saragih)

Namun, apakah pengalaman tersebut sepadan dengan harga tiket yang cukup tinggi? Simak ulasannya berikut.

Sensasi Naik Kereta dengan View 360 Derajat

Hal pertama yang langsung terasa saat masuk ke gerbong Panoramic adalah dominasi kaca di hampir seluruh sisi kereta. 

Baca juga: Mau Rasain Nostalgia Parahyangan? Kini Ada Wisata Eksklusif Jakarta-Bandung dengan Kereta Panoramic

Bukan cuma jendela samping lebih besar ketimbang kereta eksekutif biasa, bagian atap juga menggunakan kaca khusus yang memungkinkan penumpang melihat langit selama perjalanan.

Rute Jakarta-Bandung terkenal memiliki pemandangan menarik, terutama saat memasuki wilayah Purwakarta hingga Padalarang.

Hamparan perbukitan hijau, lembah, dan jembatan kereta ikonik, seperti Cisomang menjadi daya tarik utama yang paling dinikmati dari gerbong ini.

Untuk dapat mendapatkan pemandangan, pilihlah duduk di sisi kanan kereta saat perjalanan ke Bandung karena menawarkan panorama lembah yang lebih terbuka. 

Kursi Bisa Diputar 90 Derajat

Salah satu fitur menarik dari Kereta Panoramic ini adalah desain kursi yang dirancang khusus untuk memaksimalkan pengalaman menikmati pemandangan.

Kursi ini bisa diputar hingga 90 derajat ke arah jendela, membuat penumpang tidak perlu memiringkan kepala atau badan untuk menikmati pemandangan. 

Cukup putar kursi, lalu duduk santai sambil menyaksikan panorama perbukitan dan lembah yang berlalu di depan mata. Detail kecil seperti ini membuat pengalaman menikmati perjalanan terasa jauh lebih nyaman.

Kasih Kenyamanan Memuaskan

Untuk perjalanan sekitar tiga jam, saya merasa cukup nyaman. Kursinya empuk, ruang kaki lega, dan karena kapasitas penumpang lebih sedikit, suasa di dalam gerbong terasa lebih tenang.

Layanan makanan dan minuman yang diberikan selama perjalanan juga memanjakan lidah. 

Interior Lebih Eksklusif

Harga tiket Panoramic sudah termasuk sejumlah fasilitas tambahan, antara lain: 

  • Snack dan makanan utama;
  • Beragam pilihan minuman;
  • WiFi gratis;
  • Selimut untuk perjalanan tertentu;
  • Toilet yang lebih luas;
  • Mini pantry;
  • Rak bagasi khusus;
  • Lounge eksekutif di stasiun tertentu sebelum keberangkatan;
  • Selain itu, tirai jendela dan atap kaca dapat dioperasikan secara otomatis sehingga penumpang tetap nyaman saat cuaca terik.

Berapa Harga Tiketnya?

Harga tiket Kereta Panoramic Jakarta-Bandung umumnya berkisar Rp400 hingga Rp600 ribu, tergantung jadwal dan ketersediaan kursi. 

Harga tersebut jauh di atas kereta eksekutif reguler yang biasanya berada di kisaran Rp200 hingga Rp300 ribu. 

Baca juga: KAI: Jumlah Penumpang Kereta Panoramic Tumbuh 38,6 Persen pada Tahun 2025

Oleh karena itu, banyak calon penumpang mempertanyakan apakah selisih harga tersebut benar-benar layak dibayar.

Kelebihan Kereta Panoramic

1. Pemandangan Terbaik di Jalur Jakarta-Bandung

Jendela besar dan atap kaca membuat pengalaman melihat lanskap jauh lebih maksimal dibanding kereta biasa.

2. Cocok untuk Liburan dan Konten Sosmed

Desain interior yang unik membuat banyak penumpang memanfaatkannya untuk berfoto atau membuat konten perjalanan. 

3. Suasana Lebih Eksklusif

Jumlah kursi yang lebih sedikit membuat perjalanan terasa lebih nyaman dan tidak terlalu ramai. 

4. Fasilitas Lengkap

Makanan, minuman, WiFi hingga lounge menjadi nilai tambah yang tidak selalu di dapat di kelas reguler. 

Kekurangan Kereta Panoramic

1. Harga Relatif Mahal

Untuk perjalanan kurang dari tiga jam, sebagian orang mungkin merasa tarifnya terlalu tinggi dibanding manfaat yang didapat. 

2. View Gak Selalu Menawan

Meski menawarkan panorama yang indah, sebagian jalur tetap didominasi area perkotaan dan permukiman. Pemandangan terbaik hanya muncul di beberapa spot tertentu seperti Purwakarta dan Padalarang.

3. Bisa Silau saat Cuaca Panas

Beberapa penumpang mengeluhkan cahaya matahari yang cukup menyilaukan saat siang hari, meski sudah tersedia tirai otomatis.

Baca juga: Menikmati Eksotisme Jalur Selatan Jawa dari Balik Jendela Kereta Panoramic KAI

Jadi, Worth It atau Gak?

Jika tujuan utama kamu adalah menikmati perjalanan dan mencari pengalaman baru, Kereta Panoramic Jakarta-Bandung sangat layak dicoba setidaknya sekali.

Namun, jika kamu fokus hanya ingin tiba di Bandung secepat atau semurah mungkin, kereta eksekutif reguler atau bahkan kereta cepat bisa menjadi pilihan yang lebih rasional. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU