Desa Gagah yang berada di Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, punya potensi alam yang luar biasa. Data sensus Badan Pusat Statistik Pamekasan, desa tersebut dihuni sekitar 947 Orang.
Hasil pertanian dan perkebunan menjadi komoditas utama desa ini. Oleh sebab itu, Pemerintah Desa Gagah menjadikan ekonomi kreatif dan UMKM sebagai andalan.
Keberhasilan Desa Gagah pernah diganjar dengan penghargaan sebagai juara 2 desa tematik tingkat kabupaten. PKK Desa Gagah menyulap pohon Siwalan menjadi produk UMKM.
Pohon Siwalan yang buahnya diproduksi menjadi kopi (Kopi Siwalan Gagah) dan dari daunnya dijadikan tikar, piring lidi, dan anyaman besek.
Untuk harga produk Kosiga (Kopi Siwalan Gagah) dibanderol dari harga Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. Sedangkan piring lidi Rp40 ribu per lusin dan anyaman besek Rp4 ribu sampai Rp25 ribu.
Uniknya di desa ini terdapat kafe dan restoran yang di kelola BUMDES, padahal tempatnya termasuk pelosok. kafe dan resto di Desa Gagah bernama Pesona Gagah.
Kafe ini menyediakan berbagai menu makanan sperti ayam goreng, nasi goreng, aneka sea food dan bakso. Selain Makanan ada kopi siwalan produk UMKM Desa Gagah sendiri. Tempat ini cocok untuk bersantai ala Pedesaan.
Artikel menarik lainnya:
- Curhatan Ibu Pemuda Madiun Diduga Bjorka: Enggak Punya Komputer Buat Makan Aja Susah
- Kisah Pemilik Kafe Teramai di Pamekasan, Awalnya Cuma Jualan Kopi Keliling di Jalanan
- Komunitas Janda Depok Bikin Geger, Enggak Nyangka yang Gabung Ratusan Orang
- Kisah Sukses Mantan Kasir Indomaret Sekarang Punya Pabrik, Hidupnya Susah Sejak Kecil!
- Iphone 14 Dinilai Mengecewakan, WNI di Amerika Batal Membeli, Ini Alasannya!
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: